Iwan Fridolin dengan tulisannya yang berjudul "Kutulis Sedih Dilaut" berpendapat bahwa secara umum puisi gelap dapat dikatakan sebagai sebuah puisi yang maknanya tersembunyi, sukar, atau tidak ada kemungkinan untuk dipahami. Ia mungkin menyajikan makna yang bertingkat-tingkat, keruwetan dan kerumitan pemikiran atau ketiadaan makna sama sekali. Hal ini biasanya ditandai oleh penggunaan gaya eliptik, metafor, alusi dan referensi yang muskil, bentuk tipografis, bahasa arkhaik atau berbunga-bunga, serta citraan atau simbol pribadi.
PUISI GELAP
Iwan Fridolin dengan tulisannya yang berjudul "Kutulis Sedih Dilaut" berpendapat bahwa secara umum puisi gelap dapat dikatakan sebagai sebuah puisi yang maknanya tersembunyi, sukar, atau tidak ada kemungkinan untuk dipahami. Ia mungkin menyajikan makna yang bertingkat-tingkat, keruwetan dan kerumitan pemikiran atau ketiadaan makna sama sekali. Hal ini biasanya ditandai oleh penggunaan gaya eliptik, metafor, alusi dan referensi yang muskil, bentuk tipografis, bahasa arkhaik atau berbunga-bunga, serta citraan atau simbol pribadi.
Perhatian!!
Tidak Menerima Komentar Spam Atau Yang Berbau SARA..!!